Gambar adalah representasi visual dari sesuatu atau apa pun. Di dunia digital, gambar direpresentasikan dalam bentuk biner. Russell Kirsch, seorang insinyur Amerika, adalah orang pertama yang menciptakan gambar digital dengan mengubah foto putranya yang berusia tiga bulan menjadi file digital. Ia menggunakan versi awal komputer untuk membuat gambar berukuran 176×176 piksel dan kemudian dikenal sebagai penemu 'piksel'.
Sebagian besar dari kita sudah tahu, menyimpan file apa pun ke komputer membutuhkan format file. Tergantung pada jenis file yang disimpan, saat ini terdapat ratusan format file yang digunakan di seluruh dunia digital. Demikian pula, gambar juga memiliki sejumlah format file yang berbeda berdasarkan jenis gambar, kompresi, kualitas, penggunaan, dan banyak lagi.
Jika kita mempertimbangkan pengguna akhir, format file gambar yang paling umum digunakan adalah JPEG (Joint Photographic Experts Group) dan PNG (Portable Network Graphics). Dalam artikel ini, kita akan mencoba memahami format file ini secara detail dan perbedaan utamanya.
Apa itu gambar JPEG?
JPEG adalah singkatan dari Joint Photographic Experts Group . Format gambar JPEG atau JPG adalah format yang paling umum digunakan untuk kompresi lossy pada gambar digital, khususnya untuk gambar yang dihasilkan oleh fotografi digital. Tipe file JPG populer karena standar kualitas tinggi yang diberikannya dengan ukuran yang jauh lebih kecil.
Ya, kualitas gambar cukup baik untuk sebagian besar penggunaan umum, tetapi gambar tersebut gagal memenuhi standar untuk digunakan dalam desain web atau platform pengeditan gambar yang membutuhkan lebih banyak data yang dibawa dalam file gambar. Kelemahan utama format JPG adalah tidak mendukung transparansi pada lapisan gambar. Karena alasan itu, format ini tidak dapat digunakan untuk membuat ikon, logo, atau gambar yang membutuhkan lapisan transparan pada output.
Apa itu gambar PNG?
Portable Network Graphics , yang populer dikenal sebagai PNG, adalah format gambar raster yang mendukung kompresi tanpa kehilangan data (lossless compression ). Dikembangkan sebagai penyempurnaan dari format pertukaran grafis (graphics interchange format) - GIF, format ini mampu memuat palet warna RGB 24-bit, gambar skala abu-abu, dan gambar RGB atau RGBA berwarna penuh tanpa palet warna.
Karena kualitasnya yang tinggi dan kemampuannya untuk mendukung transparansi, format ini paling disukai untuk pekerjaan desain di Web, grafik ikonik, dan logo karena gambar-gambar ini dapat dengan mudah dilapiskan di atas latar belakang gambar atau pola lain. Format file PNG adalah format terbuka tanpa paten dan karenanya disukai oleh para kreator di Internet dan banyak digunakan tanpa memerlukan lisensi.